The Royal Palace – Amsterdam - Aria Pranata Blog

Rabu, 11 Maret 2015

The Royal Palace – Amsterdam



Istana ini dibangun sebagai balai kota Belanda di abad ke-17. Bangunan ini pernah menjadi istana Raja Louis Napoleon terletak di sisi barat dari Dam Square di pusat kota Amsterdam, di seberang Memorial Perang dan di samping Nieuwe Kerk.

Balai Kota Kota Amsterdam ini dibuka pada 29 Juli 1655 oleh Cornelis de Graeff, walikota Amsterdam. Dibangun oleh Jacob van Campen, yang memulai pembangunannya  tahun 1648 dengan biaya 8,5 juta gulden.Jacob van Campen sangat terinspirasi oleh gedung-gedung yang ada di kerjaraan Romawi dan menginginkan agar Amsterdam dianggap sebagai perwakilan Roma baru dari Utara. Maka untuk mewujudkannya ditunjuklah oleh seorang ahli konstruksi dan tata kota DANIEL Stalpaert dan untuk patung-patungnya dibuat oleh Artus Quellijn.

Setelah revolusi yang melanda House of Orange dari kekuasaan satu dekade sebelumnya, Republik Batavia yang baru terpaksa menerima Louis Napoleon, saudara Napoleon Bonaparte, sebagai Raja Louis I dari Belanda pada tahun 1806. Setelah memegang di pengadilan Den Haag dan Utrecht , Louis Napoleon pindah ke Amsterdam, dan menjadikan Balai Kota ini menjadi istana kerajaan bagi dirinya sendiri.
Raja Belanda ini tidak punya waktu lama untuk menikmati  istana barunya karena  dia turun tahta pada 2 Juli 1810 maka anaknya, Napoleon Bonaparte Louis, kemudian menggantikannya, sebagai Raja Louis II, sebelum Belanda jatuh ke tangan Perancis sepuluh hari kemudian. Istana kemudian menjadi rumah bagi gubernur Perancis, Charles François Lebrun.

Pangeran William VI (putra Pangeran William V), kembali ke Belanda pada tahun 1813, setelah Napoleon jatuh dari kekuasaan, dan dikembalikan istana kepada pemilik aslinya. Setelah penobatan sebagai Raja William I dari Belanda,  Raja baru menyadari pentingnya memiliki sebuah istana di ibukota, dan Balai Kota kembali menjadi istana kerajaan.

Istana ini digunakan oleh kerajaan untuk acara resmi  menjamu para tamu kenegaraan yang berkunjung ke Belanda dan sebagi tempat resepsi atau acara resmi kenegaraan lainnya seperti  resmi lainnya.

Beberapa acara penting lainnya yang dilaksanakan di Royal Palace diantaranya : 

Pada tanggal 27 Desember 1949, aula tengah istana (Burgerzaal) merupakan tempat upacara resmi untuk penyerahan kedaulatan atas Indonesia oleh Belanda (Soevereiniteitsoverdracht), diwakili oleh Ratu Juliana dan wakil presiden Indonesia Muhammad Hatta.

Ratu Juliana menggunakan Balkon Royal Palace untuk melakukan pengumuman kepada rakyatnya bahwa Ratu Beatrix sebagai ratu yang baru menggantikannya pada tahun 1980, dan sekaligus melakukan upacara penobatannya disana.

Kemudian-Prince Willem-Alexander dan Putri Maxima mencium di balkon di pernikahan mereka hari 2 Februari 2002.

Dan Sejak tanggal 14 Juni 2009, Istana ini terbuka untuk umum .

Jika anda ingin mengunjungi The Royal Palace di Amsterdam dapatkan informasi lebih lanjut mengenai paket tour ke Eropa dengan langsung menghubungi sales counter K.I.A Tours & Travels :

K.I.A Tours & Travels
The Ascott Apartement | Jl. Kebon Kacang Raya No.2
Jakarta - 10310
Tel. +62 21 3925128
Fax. +62 21 3925054
Email : turi_kiatours@cbn.net.id


*sumber foto & tulisan : Amsterdam Tourism


Tidak ada komentar:

Posting Komentar